Jumat, 16 Agustus 2013

ISTIGHFAR


ISTIGHFAR

05-07-2013 khutbah Jumat Ust.Hamdani masjid Abdullah Ali al-Muthowa'



إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ ...
فَأِنّ خَيْرَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صلى الله عليه وسلّم، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.


Jama’ah jum’ah yang dimuliakan Allah,
Pada kesempatan yang berbahagia ini, khatib menyeru kepada diri pribadi dan jama’ah pada umumnya, untuk senantiasa meningkatkan taqwa kepada Alloh serta menjaga hati, mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada kita, baik yang kita rasakan ataupun tidak kita rasakan

Jamaah, sidang jumat yang dirahmati Allah subhanahu wata’ala
Imam hasan al basri Rahimahullah pernah didatangi dan ditanya oleh 3 orang pemuda, pemuda yang pertama bertanya : ya imam, sekarang lagi musim kemarau, sudah beberapa bulan hujan tidak turun, sumur2 sudah kering tanaman2 juga sudah banyak yang mati, bagaimana imam.?? Imam Hasan al Basri menjawab istaghfirillah/beristighfarlah/mohonla ampunan kepada Allah.
Pemuda yang kedua bertanya : ya imam, saya sudah menikah bertahun2 tapi tidak juga dikaruniai anak, bagaimana.?? Imam Hasan al Basri menjawab istaghfirillah/beristighfarlah/mohonla ampunan kepada Allah.
Pemuda yang ketiga bertanya : ya imam, saya sudah berdagang/jualan bertahun2 tapi sepertinya tanda2 untuk saya menjadi kaya juga tidak ada. Bagaimana.?? Imam Hasan al Basri menjawab istaghfirillah/beristighfarlah/mohonlah ampunan kepada Allah.
Dan mereka bertanya, wahai imam, anda ditanyai oleh 3 pertanyaan yang berbeda-beda, tapi mengapa jawabannya hanya satu yaitu : istaghfirillah/beristighfarlah/mohonlah ampunan kepada Allah. Lalu imam Hasan al-Basri menjawab dengan firman Allah, yaitu surah Nuh ayat 10, 11, 12, 13.
 Artinya :

10. maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, 11. niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, 12. dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai, 13. Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?

Dari ayat tersebut dapat kita ketahui hal yang munkin menurut sebagian kita adalah sepele dan kecil, yaitu beristighfar ternyata mempunyai fadhilah yang sangat besar. Yaitu, menurunkan hujan, membanyakkan harta, dan membanyakkan anak.

Sidang jumat rahimakumullah
            Berapa banyak orang shalih dari zaman ke zaman meraskan dahsyatnya istighfar. Berbagai problem terpecahkan, musibah terangkat, dan kendala menjadi sirna karenanya. Lalu timbul pertanyaan bagaimana istighfar menjadi solusi dari banyak kesulitan.?? Apa hubungannya antara memohon ampun kepada Allah dengan datangnya jalan keluar.?? Tentu kita ingat, bahwa hakikatnya setiap musibah juga kesulitan yang dihadapi manusia, itu disebabkan karena dosa.
 
Didunia ini tidak ada manusia yang tidak pernah salah, semua manusia pasti punya salah. Dalam hadits riwayat tirmidzi, nabi Muhammad bersabda setiap anak cucu adam pasti punya salah. Dan memang, jika kita lihat, kata “manusia” / “al-insan” itu artinya lalai maka benar manusia itu tempatnya salah dan lupa, maka sangat sombong rasanya apabila kita tidak pernah meminta ampun kepada Allah. Tapi jamaah rahimakumullah, jika kita lihat fenomena sekarang ini, rasanya seolah kita ini tidak pernah melakukan kesalahan ataupun seolah kita tidak pernah melakukan dosa sehingga hampir tidak pernah beristighfar kepada Allah. Lalu berapa kali kah kita telah beristighfar dalam seharinya.??? Setelah sholat kita beristighfar 3x dikali 5, berarti dalam 1hari kita beristighfar 15x. apakah hanya itu.???
Bila kita lihat uswah kita, yaitu nabi Muhammad SAW beliau dalam 1 hari beristighfar tidak kurang dari 100x. bisa kita bayangkan, nabi Muhammad orang yang sudah dihapuskan dosa-dosanya, orang yang maksum/terjaga dari kesalahan, dan orang yang sudah dijamin oleh Allah masuk surga. Itupun masih beristighfar minimal 100x sehari. Bagaimana dengan kita.???? Hendaknya ini menjadi renungan untuk kita semua..


Khutbah kedua :
Kaum muslimin rahimakumullah :
Dengan istighfar maka kesedihan akan diganti dengan kesenganan, dan segala masalah akan diganti dengan kemudahan..
Ada sebuah riwayat kisah imam Ahmad bin Hambal dengan seorang tukang roti, imam Ahmad ini yang pernah juga menjadi murid imam Syafii rahimahullah. Pada suatu ketika, imam Ahmad bin Hambal ini sedang safar dan kemalaman, lalu beliau mendapati masjid, maka beliau berinisiatif untuk bermalam dimasjid tersebut (pada dasarnya bermalam dimasjid itu boleh, asalkan dapat menjaga dari najis), namun ternyata oleh ta’mir masjid tersebut tidak diizinkan imam Ahmad tersebut untuk bermalam dimasjid, lama untuk bernegosiasi dan saling debat sampai akhirnya lewatlah si tukang roti tersebut dan bertanya ada apa ini kog rebut-ribut.??? Setelah imam Ahmad bercerita akhirnya, ya sudah antum ikut saya saja menginap dirumah saya tapi rumah saya kecil. Setelah sampai dirumah si tukang roti, dan imam Ahmad dijamu dengan makanan alakadarnya, lalu si tukang roti tersebut pamit kepada imam Ahmad “saudara, saya akan meneruskan pekerjaan saya dulu” imam Ahmad bertanya “pekerjaan apa.??” Tukang roti menjawab “Saya ini tukang roti, maka saya akan membuat adonan untuk jualan esok hari.” Imam Ahmad memperhatikan tukang roti yang sedang membuat adonan, ternyata dia membuat adonan roti tersebut sambil beristighfar. Lalu imam Ahmad bertanya “saya perhatikan anda membuat adonan roti kog unik, dengan beristighfar, apa yang anda dapatkan dengan beristighfar tersebut.??” Tukang roti menjawab “banyak yang saya dapatkan dari istighfar, yaitu doa saya selalu dikabulkan oleh Allah” imam Ahmad kagum “benarkah demikian.??” “iya benar demikian, namun ada satu doa yang belum Allah kabulkan, yaitu saya meminta kepada Allah untuk bertemu kepada Imam Ahmad bin Hambal” imam ahmadpun semakin kagum dan terkejut, lalu dengan bercucuran air mata, disalaminya dan di peluknya si tukang roti “aku lah Imam Ahmad bin Hambal”.
            Ucapan istighfar ini tidak menihilkan ikhtiyar untuk mencari solusi dikarenakan istighfar mampu menyingkirkan kendala, namun untuk sampai kepada tujuan, atau selamat dari gangguan, harus ada kemauan untuk melangkah dan berusaha.
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, dan memudahkan segala urusan kita. Aamiin..


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ.
 اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ
 رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.
 . رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
 سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.َأَقِمِ الصَّلاَةَ.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar